PA Galatia - Latar Belakang
Penulis
Kitab Galatia ditulis oleh Rasul Paulus. Kita dapat melihat buktinya pada Galatia 1:1 dan Galatia 5:2.
Galatia 1:1
Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati
Galatia 5:2
Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
Keadaan Penulis
Paulus menulis dalam keadaan marah/heran (Galatia 1:6-9).
Penerima
Penerima surat adalah jemaat Galatia
Keadaan Penerima
Sudah Menerima Injil
Pada saat surat ini ditulis, jemaat Galatia bukanlah jemaat yag sama sekali belum mengenal Kristus melainkan jemaat yang sudah mendengar pemberitaan injil dan menerima Kristus. (Galatia 3:2)
Galatia 3:2
Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?
Mengalami Kemunduran Rohani
Jemaat Galatia mengalami kemuduran karena peralihan dari iman kepada Yesus Kristus dan karya Roh kepada kedagingan (Galatia 3:3). Kedagingan yang dimaksud Paulus mengacu pada percaya bahwa kita dibenarkan oleh melakukan hukum taurat. (Galatia 3:5)
(Galatia 3:3)
Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?
(Galatia 3:5)
Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?
Waktu Penulisan
Waktu penulisan diperkirakan sekitar 48-55M dan sering dikaitkan dengan Konsili Yerusalem dimana para rasul dan penatua membahas apakah bangsa-bangsa non-Yahudi harus disunat (Kisah 15:1-29).
Alasan Penulisan
Melawan Ajaran Sesat
Ada orang-orang yang mengjarkan bahwa orang Kristen, khususnya orang non-Yahudi untuk wajib disunat dan menaati hukum taurat untuk dibenarkan / menerima keselamatan (Galatia 1:6-9).
Membela Kerasulan Paulus
Galatia 1:11-12 menceritakan bagaimana Paulus dengan tegas memberikan penjelasan mengenai status kerasulannya yang bukan berasal dari manusia melainkan melaui pernyataan langsung dari Yesus.
Mengajarkan Kehidupan yang Dipimpin Roh
Paulus menjelaskan perbedaan antara hidup menurut daging dan hidup menurut Roh termasuk dengan ajaran tentang buah Roh pada Galatia 5:22-23.
Pertanyaan
- Bagaimana seharusnya orang Kristen memandang hukum taurat?